Sungai Laden Menguap, PKL Pasar Gurem Jualan di Trotoar.

indopersnews_Pamekasan. Musim hujan musim banjir, mungkin itu kata yang sering dilontarkan kebanyakan orang pada umumnya. Hujan yang mendera kabupaten Pamekasan sejak sore hingga malam hari mengakibatkan banjir di sebagian wilayah Pamekasan. Terutama dititik rawan banjir, daerah sekitar aliran sungai.(18/12/2020)

Titik lokasi yang terendam banjir yakni, Dinas Pertanian Pamekasan, Pasar gurem Pamekasan, Kantor kelurahan Parteker, Patemmun, serta desa Laden, Kecamatan Pamekasan. Banjir mengakibatkan warga yang beraktivitas di pasar Gurem terutama para PKL kelimpungan. Mereka harus segera memindahkan barang dagangan mereka agar tidak terendam air. Alhasil trotoar pun di jadikan tempat jualan sementara.

Salah satu warga Gurem yang juga Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan sapaan Mat Alwi, juga membenarkan air sungai mulai meluap, naik hingga masuk ke permukiman warga dan menggenangi pasar Gurem sejak pukul 23.00 malam.

Sedangkan arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua yang melintas di jalan raya Teja harus bersabar, sebab air menggenangi jalan mencapai ketinggian 60 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Macetpun tak terelakkan.

Hingga pukul 07 : 00 WIB debit air dari luapan sungai Parteker serta dari sungai Laden semakin bertambah. Namun hal ini tidak mempengaruhi kegiatan warga. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa meskipun air mengenangi beberapa titik yang kebanjiran.(n2/does)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: