Salah satu Calon Kepala Desa Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Nomer urut 3 merasa keberatan atas saat di undang oleh pihak Kabupaten Pamekasan.

Pamekasan indopers news. Kami merasa keberatan atas perlakuan pemerintah Pamekasan yang memfasilitasi kami untuk berunding tentang permasalahan terkait dengan Pilkades Desa Bangkes,” ucap salah satu Cakades Bangkes Nomer urut 3.

. menurutnya, ada beberapa poin yang dianggap mengecewakan pihaknya yaitu saat kami di undang ke Pendopo yang bisa masuk hanya 1 orang. “Kami membawa 3 orang yang juga mempunyai kepentingan di forum tersebut,” jelasny

kita tidak bisa mengakses situasi di forum tersebut. “Saya menganggap ada venomina yang sedang di bahas terkait masalah stempel,” ujarnya. “Pihak panitia Kabupaten yang di wakili oleh Sekda Totok tetap ngotot agar stempel tersebut tidak diberlakukan, sesuai dengan pasal aslinya, seperti yang tertuang dalam Tatib ada tanda tangan panitia dan stempel,” ujarnya.

Namun, kata dia, berdasarkan keputusan yang telah disepakati, kami selaku calon dan panitia dan disaksikan oleh unsur kecamatan bahwa, surat suara di anggap sah apabila ada tandatangan panitia dan stempel serta stempel masing masing calon.

akan tetapi kami menerima edaran dari sekda ke Kecamatan terkait sahnya surat suara. maka dari itu kami merasa keberatan terkait stempel yang seharusnya tidak terpakai, “kita tetap mengacu kepada keputusan yang telah di ambil bersama,” terangnya.

karena hal tersebut bertentangan dengan pasal yang ada, yang merupakan turunan dari Perbup. “Kami tetap komitmen sesuai dengan Tatib yang mana tatib merupakan roh kita sebagai acuan pedoman untuk Pilkades di Desa Bangkes tidak boleh di otak Atik lagi karena merupakan kesepakatan bersama,

Keberatan kami ada pasal dan dipasal itu juga, surat suara di anggap sah kalau ada tanda tangan dan stempel panitia. akan tetapi di kepanitiaan Pilkades Bangkes itu di surat suara bukan di tandatangan. “ini merupakan hal baru menyangkut sah tidaknya surat suara. karena surat suara di paraf yang seharusnya di tandatangani,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: