Ribuan Masyarakat Demo Tolak Penetapan Pilkades Serentak Depan Kantor Bupati Pamekasan.

Ikuti : indopersnews.com

Jum’at, (21/01/2022)

indopersnews.com_Pamekasan.

Aksi Remoh Gerakan yang di Pimpin Langsung oleh lembaga Komunitas Monitoring dan Advokasi (KOMAD) Zaini wer wer Melakukan Aksi demonstrasi Menduduki di depan kantor Bupati Pamekasan Massa Aksi Menginap dan tidur di trotoar Depan Kantor Bupati dan tak peduli hujan membasahi para demonstran

Ribuan Massa Aksi kali kedua ini Membanjiri kota gerbang salam Mereka Menuntut Agar Pilkades Serentak diundur karena Akan digelar di bulan suci Ramadhan sehingga hal ini jelas akan menciderai dan Bahkan Melahirkan ke modheratan

Bahkan dasar pemkab akan menggelar Pilkades serentak yang direncanakan pada Bulan April di Bulan Suci Rhomaden terus dipertanyakan bahkan dianggap tidak berdasarkan pada aturan dan anjuran tentang keselamatan Rakyat ditengah amukan pandemi covid 19 sementara virus varian delta Sampek hari ini pemerintah masih belum mengumumkan New Norma apalagi sekarang sudah muncul varian baru virus OMICRON, apalagi kemarin fasien yang dirawat di RSUD Sampang terjangkit virus OMICRON.

Merujuk Pada intruksi Mendagri No 3 THN 2022 pemberlakuan PPKM dari level I, 2 dan 3 serta Pamekasan Sudah masuk level 3 sementara pencapain vaksinisasi Pamekasan Rendah hanya 38 persen

Harusnya Pemkab Pamekasan lebih fokus untuk melindungi masyarakat dari ancaman virus OMICRON serta pemulihan Ekonomi masyrakat Bukan mau mengadakan Pilkades serentak di Bulan suci Rhomaden dan ditengah covid yang belum usai teriak Zaini wer wer dihadapan kantor Bupati,Jumat 21 Januari 2022

Lanjut wer wer dalam orasinya Kita semua masih ingat Ribuan masyarakat mati karena terpapar covid 19 dengan varian delta kuburan saodara kita masih belum kering malah mau menggelar Pilkades serentak yang jelas jelas menimbulkan kerumunan dan tidak mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan dan melindungi diri,Melindungi Negeri dari wabah virus yang melanda negeri ini.

Sehingga tidak ada alasan lain Bagi Pemkab Pamekasan selain Menunda pemilihan Pilkades serentak Sampek THN 2025 karna di tahun itu Pilkades serentak SE kab Pamekasan akan digelar sehingga masyarakat tidak di buat terkatung katung kalau Perlu Sampek 2030 kalau negeri yang kita cintai ini masih dalam Kungkungan virus teriak wer wer.

kalau pemkab Pamekasan masih ngotot akan melaksanakan Pilkades serentak dibulan April mendatang siapa yang akan bertanggung jawab ketika muncul kalaster Baru Masyrakat terjangkit virus OMICRON tanyanya

“Ada yang Lebih Penting dari Hanya Sekedar Melaksanakan Nafsu Politik Praktis; Menjaga Melindungi keselamatan ummat dari ancaman wabah penyakit OMICRON dan Memulihkan Perekonomian Rakyat sebagai Sendi kekuatan dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara” Tandasnya.
Massa aksi terus bertahan di dalam pendopo dan bahkan massa aksi ngancam akan tidur dan bermalam di pendopo apabila Bupati tidak menemui.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: