Relawan GEMA Pamekasan Menyerahkan Bansos Donatur Kepada Ibu Kiptiyah

Indopersnews_Pamekasan. Hampir viral karena kondisi hidupnya yang memprihatinkan bersama ketiga anaknya yang masih kecil, Ibu Kiptiyah warga Dusun Sumber Balang, Desa Bandungan, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dikunjungi Para relawan Gerakan Emansipasi Masyarakat (GEMA). Sabtu (12/06/2021)

Kedatangan Para relawan GEMA Pamekasan ke tempat kediaman Ibu Kiptiyah bersama Forkopimka Pakong tidak lain untuk menyerahkan bantuan sosial dari beberapa donatur yang dititip dan yang dipercayakan kepadanya.

“Kami Menyerahkan bansos dari internal GEMA sendiri yang sudah kami kumpulkan berupa donatur dari kota Malang, Kades Panglemah, dua anggota Kodim 0826, anggota Polsek Pademawu, pegawai Dinkes Pamekasan dan donatur lainnya”, ucap Wiwin selaku ketua relawan GEMA Pamekasan.

Menurutnya, bantuan tersebut harus segera diserahkan kepada Ibu Kiptiyah karena itu merupakan amanah dari para donatur.

“Semoga bansos yang kami serahkan bisa bermanfaat bagi keluarga ibu kaptiyah dan rumah ibu Kiptiyah ini bisa segera diperbaiki dan layak huni, sekali lagi terima kasih kepada semua donatur yang sudah peduli”, tuturnya.

Sementara Camat Pakong, Drs.Eka Yudya Setiawan mengucapkan terima atas kunjungan dan Bansos dari relawan GEMA Pamekasan.

“Hasil musyawarah kami dengan saudara ibu Kiptiyah, bansos dari relawan GEMA akan langsung kami belanjakan untuk membeli sebagian material yang dibutuhkan”, terangnya.

Menurutnya, rumah Kiptiyah ini tidak harus dibongkar total, cuma perbaiki dibagian atap dan plester gedung dan lantainya saja.

“Kita akan hitung dulu bahan material dan dana yang harus disiapkan untuk persiapan perbaikannya, Alhamdulillah saudaranya juga siap bantu, dari Kades juga siap tukangnya, termasuk kami juga siap”, tambah bapak Camat yang akrab disapa pak Yudik.

Sementara Danramil Pakong, Kapten. Inf Yainaroh menambahkan bahwa pihaknya juga siap membantu tenaga dengan mengerahkan anggota.

“Kalau proses perbaikan rumah sudah mulai, kami siap membantu juga, semoga saja materialnya cepat ada semua”, tuturnya.

Hal senada yang disampaikan Kapolsek Pakong, AKP. Sutiyono mengatakan bahwa dirinya merasa bangga, karena salah satu anak yatim tersebut bercita – cita pingin jadi Polisi.

“Kami senang dan bangga karena salah satu anaknya bercita – cita ingin jadi Polisi, semoga tercapai cita – citanya amin,dan insyaallah kami juga siap membantunya”, pungkasnya. (ju/yu)

Tinggalkan Balasan