Peringati HPN Ke-75 PIJP Gandeng Pemkab Pamekasan Berikan Santunan Kepada Lansia

indopersnews.com_Pamekasan. Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) menggelar bhakti sosial untuk memperingati Hari Pers Nasional yang ke-75 tahun 2021 bertempat di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Kamis, (18,02,21)

Bhakti sosial dengan tema “Bangkit dari Pandemi dan Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan,” ini turut dihadiri oleh Sekda Pamekasan, Kapolres Pamekasan yang mewakili, Dandim 0826 yang mewakili Jajaran Forkopimda Pamekasan, Ketua PWI , AJP, FWP, JCP, IWO yang mewakili serta tamu undangan lainnya.

Bupati Pamekasan melalui Sekretaris Daerah Totok Hartono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jurnalis di Pamekasan adalah mitra pemerintah dalam mewujudkan kebijakan- kebijakan agar pamekasan bisa bergerak dan bisa berdaya saing dengan Kabupaten lainnya. Untuk itu, di tengah pandemi ini, Pemkab Pamekasan dan jurnalis harus selalu bersinergi untuk kemudian bisa melawan covid-19 melalui tugas masing-masing. Ia berharap pola kemitraan itu bisa dibangun dengan konsep transparansi.

“Untuk Bapak ibu lansia yang mendapatkan bantuan, semoga hal ini bisa bermanfaat,” tutupnya.

Untuk diketahui Hari Pers Nasional tahun ini, PIJP peduli berbagi bersama Lansia Sebatangkara dan yang kurang mampu, dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Sosial.

Sementara Ketua PIJP, Sujak Lukman menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam acara peringatan HPN ke 75. Menurutnya, Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan memilih untuk menggelar bhakti sosial dengan berbagi sembako kepada Lansia sebatangkara dan bagi yang kurang mampu. Insan pers, harus menjadi akselerator perubahan dan berperan serta membantu dalam pemulihan ekonomi, terutama di Pamekasan. Ia menilai betapa pentingnya peran Pers bersama Pemkab untuk terus berjuang menjadi Garda terdepan menghadapi Pandemi.

“Semoga hal ini sebagai salah satu cara kita untuk berperan melawan pandemi,” ujarnya.

Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz mengatakan bahwa peran pers dipahami sebagai pola meningkatkan kemampuan individu dalam menyajikan berita yang edukatif di tengah pandemi. Bagi Aziz, individu wartawan serta organisasi kewartawan juga memiliki pengaruh dalam menciptakan konten konten positif di tengah maraknya hoaks.

“Ideologi yang kita inginkan adalah bagaimana pola pemberitaan bisa sejalan dan mengawal segala kebijakan negara. Dan kami PWI mengapresiasi karya karya teman jurnalis, apalagi kegiatan baksos yang mendukung kearifan lokal,” tutupnya.(n2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *