Penutupan Program PKBK Kejuruan Menjahit Paket II Dan IV 2020 Di PP Bustanul Ulum Sumber Anom

indopersnews_Pamekasan. Puluhan peserta didik di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, mengadakan penutupan program pelatihan kerja berbasis kompetensi kejuruan menjahit paket 2 tahun 2020. Sabtu (19/12/20)

Penutupan tersebut dihadiri ketua Yayasan KH. Taufik Hasyim.M.P.di. Dan dihadiri Ketua BLK Bapak Zainuddin. S.Pd. Dan juga jajaran pengurus yayasan Ust Ali Sayadi, Ust Shodik, Ust Munari, Ust Syamsuri, Ust Rosyid. S.Pd

Di acara penutupan program tersebut di buka oleh Ketua BLK Bapak Zainuddin.S.Pd dan di hadapan para peserta beliau menyampaikan harapan serta motivasi kepada peserta latihan paket II atau paket IV tahun 2020.

Ada beberapa hal yang di sampaikan Ketua BLK Bapak Zainuddin.S.Pd yaitu; (1) semua alumni mulai dari tahap 1 sampai IV agar ada tindak lanjut untuk mengembangkan hasil pengetahuannya atau skill yang diperoleh dari BLKK PP Bustanul Ulum sumber Anom.Yang kedua (2) ingin merekrut 2 sampai 3 orang terbaik dari masing-masing angkatan agar satu tujuan untuk membuat baju dan dijual dengan harga lebih murah sehingga nanti kalau sudah terkenal bisa membuka usaha atau Dudi dunia usaha. Yang ketiga (3) gedung BLK dan semua peralatan agar difungsikan tidak usah menunggu pelatihan berikutnya, dengan cara yang terbaik.

“Kami mohon doa kepada seluruh jajaran alumni BLK PP Sumber Anom ini. Dan semoga dengan harapan kita bersama Semoga mendapat Ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegas ketua BLK, Zainuddin.S.Pd

KH Taufik Hasyim M.P.d.i selaku Ketua Yayasan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua peserta dan semua panitia dan sekaligus semua jajaran Yayasan PP Bustanul Ulum Sumber Anom, atas kerja samanya sehingga sukses tanpa ada terkendala. Serta berharap kepada agar ilmu yang diperoleh saat pelatihan di BLK bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain disaat dibutuhkan.

“Harapann kami alumni BLK memiliki kompetensi sehingga dapat berkembang hingga membuat pabrik baju atau konveksi. Alumni terbaik direkrut membangun perusahaan konveksi Al- Idris di bawah bimbingan guru, setelah mahir membuat baju dengan baik maka kirim ke toko-toko dan pasar – pasar setempat bahkan kirim ke tingkat nasional agar membawa nama lembaganya,” tuturnya.(n2)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: