Kepala Kanwil Jatim, Pimpim Pelaksanaan Apel Pagi Di Lapas Kelas II Pamekasan

Indopersnews_Pamekasan
Dengan penuh semangat dalam memberikan penguatan dalam kinerja petugas Lapas Kelas llA Pamekasan, karena sedang Berproses menuju WBK dan WBBM. Ka. Kanwil Pimpin langsung apel pagi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29/07/2020.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan bahwa ketika berproses menuju WBK dan WBBM jangan sampai ada kesalahan sedikitpun dalam penyampaian paparan ataupun kejadian2 di dalam Lapas.

“Nanti akan ada mistery guest yang mungkin tidak akan kita sadari di lingkungan kita dalam keseharian saat bekerja, namun hal ini jangan sampai menjadi momok dalam melaksanakan proses menuju WBK dan WBBM,” jelasnya.

“Dalam pelaksanaan tugas juga harus bersinergi, dengan bersinergi dalam bekerja akan menumbuhkan kekompakan pada Lapas Kelas llA Pamekasan, dan nantinya dalam pelaksanaan menuju WBK dan WBBM bisa tercapai,” ujarnya.

Masih dalam penyampaiaanya saat pimpin Apel di Lapas Kelas II, untuk seluruh petugas Lapas Kelas llA Pamekasan agar dapat memahami Tupoksi serta memahami proses menuju WBK dan WBBM, karena dimungkinkan akan ada mistery guest yang tidak kita sadari dalam lingkungan keseharian bekerja.

Kakanwil Jatim juga memberikan arahan, evaluasi dan penguatan kepada Tim pokja WBK dan WBBM Lapas kelas lla Pamekasan.

Mengingat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi masalah yang terorganisir dan masif. Kejahatan extraordinary crime ini sangat merusak lini kehidupan berbangsa dan bernegara yg terutama di kalangan generasi muda.

Sedangkan nawacita pemerintah mengharapkan hadirnya negara yang bersih, salah satunya pemaknaan kata bersih yakni menolak narkoba di Indonesia. Sesuai perintah presiden kepada seluruh jajarannya menyerukan untuk tidak menolerier hadirnya narkoba di seluruh elemen pemerintahan tidak terkecuali di dalam Lapas karena Lapas pun juga menjadi fokus penting dalam hal pemberantasan narkoba,” pungkasnya.

Saat ini perkembangan penggunaan narkoba semakin meningkat dengan pesat namun tidak untuk dengan tujuan pengobatan melainkan untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar, yaitu dengan melakukan perdagangan narkotika secara illegal diberbagai daerah. Hal ini menimbulkan keprihatinan bagi masyarakat, mengingat dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba yang sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara lebih khusus berlangsungnya pertumbuhan dan berkembangnya generasi muda. (N2)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: