Kelompok Pencuri Kotak Amal Di Bekuk Polres Pamekasan

indopersnews.com_Pamekasan. Sekelompok pelaku pencuri kotak amal yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Pamekasan ternyata masih berstatus remaja dan anak-anak. Terungkap dari hasil kegiatan konferensi pers yang bertempat di polres Pamekasan Rabu (27/01/21).

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar menyampaikan bahwa kurang lebih ada 20 masjid dan musholla yang menjadi sasaran pencurian tersebut, mulai dari bagian wilayah utara hingga sampai selatan yang menyebar di kabupaten Pamekasan.

Dari pencurian tersebut barang bukti yang berhasil di amankan yakni kendaraan sepeda motor dan mobil, kotak amal, uang koin dan kertas, sound system, kipas angin, senjata tajam dan sejumlah alat pekakas seperti obeng, palu dan gerenda.

“Hasil rekaman video pencurian kotak amal yang sempat viral menyebar di sosial media menjadi bahan bukti kasus, dan banyak sejumlah tokoh melaporkan serta mengaku sebagai korban,” tutur Kapolres Pamekasan.

Dalam mengungkap kasus ini, pertama polisi mengidentifikasi hasil rekaman aksi pencurian hingga muncul tersangka Pertama yang bernama FD, dan setelah di selidiki lebih lanjut ternyata salah satu warga dari desa Samatan, kecamatan Proppo tersebut menyebutkan satu persatu pelaku lainnya yang ikut terlibat dalam aksinya.

“Kini pelaku di jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 ,5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” ucapnya (n2)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: