Harga Bawang Merah Anjlok

indopersnews.com_Pamekasan. Masyarakat Madura khususnya wilayah Pantura Pamekasan yang meliputi Kec. Batumarmar, Waru dan Pasean sudah terbiasa menanam bawang merah. Sehingga merasa berdosa jika pada musim tanam tidak menanam bawang merah.

Ahmad Berdi warga desa Tagangser Laok kec. Waru Kabupaten Pamekasan menyampaikan kepada wartawan Indopersnews.com dirinya dan masyarakat sekitar sudah sekitar 20 tahunan menanam bawang merah.

“Karena masyarakat di sini mayoritas petani. Sudah turun-temurun maka rasanya kurang elok jika tiap tahunnya tidak menanam bawang merah. Dulu desa kami sempat bercocok tanam tembakau, berhubung harga tembakau tiap tahun tidak menentu, maka masyarakat berinisiatip untuk mengganti dengan bercocok tanam bawang merah,” ujarnya.

Masih menurut Ahmad “Sebenarnya menanam bawang merah tidak terlalu sulit hanya saja kita diwajibkan extra hati-hati apalagi di saat musim hujan. Karena ketika musim hujan banyak hama, seperti Ulat, Kenak berreng (kata orang Madura). Bisa semalam habis tanaman kita.”

Untuk bulan ini penjualan bawang merah sangat di sayangkan oleh petani, karena harga penjualan tidak sebanding dengan pembelian bibit. Harga bibit kisaran harga 30 – 50 ribu. Sedangkan penjualan Dari Harga 10- 20 ribu. Sementara kita masih harus beli Obat-tan, pupuk, dll. Dan itu tidak sedikit. Kalau bawang Merah yang akan kita tanam sekitar 2 kwintal- 3 kwintal, maka kami para petani harus menyiapkan obat dan pupuk dari awal tanam sampai saat panen. Biaya sekitar 5 jutaan. Sedangkan hrga bawang merah saat ini dibawah 20 ribu.

Ahmad Berdiy berharap kepada pemerintah supaya lebih di perhatikan para petani. Apalagi saat Pandemi seperti saat ini. Semua butuh proses panjang, butuh perjuangan. Sehingga kemajuan ekonomi kita tetap berasal dari para kaum tani.

Moh. Muhtar team pengawas Pertanian bawang merah menyampaikan kepada jurnalis Indopersnews.com, Bahwa petani Madura khususnya di wilayah Pantura Pamekasan dalam pengawasan saya. Masyarakat itu kental dengan keyakinan. Artinya ketika obat yang di gunakan 3 bulan kemarin itu sukses, maka mereka enggan menggunakan obat lain. Sedangkan bercocok tanam bawang merah harus melihat kondisi alam. Apalagi musim hujan seperti sekarang, harus di bedakan dengan musim kemarau. Bercocok tanam bawang, hanya menunggu 60- 65 Hari untuk di panen.( Mr.Alamsyah)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: