Empat LSM Monitor Anggaran Penanganan Covid-19 Disparbud Pamekasan

Lagi Lagi Empat LSM Monitor Anggaran Penanganan Covid-19 Milik Disparbud Pamekasan, Kecam Akan Lakukan Investigasi

indopersnews_Pamekasan. Empat Serangkai LSM ini mendatangi Kantor Disparbud Kabupaten Pamekasan, menanyakan terkait serapan anggaran Realisasi Serapan penggunaan anggaran dana Covid-19 thn 2020, Madura, Jawa Timur, Kamis (25/06/2020)

Kedatangan kami untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyelewengan penggunaan dana covid, sehingga tepat sasaran dan tidak merugikan uang rakyat, ungkap Zainal Seninggih.

Sambung Abd Salam, kami akan kroscek dan memadukan data data kami dan akan melakukan investigasi di Lapangan, nantinya apabila kami temukan indikasi perbuatan yang melanggar Hukum, maka kami akan laporkan ke pihak yang berwajib, ungkap Abdus Salam dari Lintas LSM (Komad,Gempa,Gempar dan Gempur) saat audensi.

Sementara dalam penjabarannya Kadis Parbud mantan Kadinas perikanan (Nurul) saat menemui peserta audensi menjelaskan selama bulan April sampai Mei sudah terserap kurang lebih 80 persen dari total anggaran yang di gelontorkan ke kami, terang Nurul (kadis Parbud yang baru)

“Jujur kami hanya melanjutkan dari kadinas sebelumnya (pak Ahmad) jadi kami hanya menjalankan yang sudah menjadi agenda beliau nya” tutur Nurul sapan akrabnya.

Lanjut Nurul, yang jelas kami bekerja sesuai dengan SOP yang ada, karena kami bagikan bantuan terdampak covid kepada para pelaku seni dan pengelola parawisata dan beberapa pokdarwis yang ada di kabupaten Pamekasan berupa sembako dan uang 300 rb.

Kemudian Abd Rahem angkat bicara terkait mikanisme atau juklak juknis pengadaan sembako, apakah itu menggunakan pihak ke tiga atau di belanjakan langsung oleh disparbud sendiri, tanya Rahem dengan nada kasar.

Lanjut Rahem karena menurut yang saya amati dalam penjabaran ibu kadis dari tadi, kami meragukan dan menyangsikan artinya kami akan lakukan investigasi secara serius, karena kami duga ada indikasi yang mengarah pada perbuatan dan tindakan melawan hukum, teriak Rahem di dalam forum.

Untung saja Zaini wer wer selaku koordinator sekaligus Jubir audiensi mampu menenangkan para peserta audien, yang mulai membringas.

” Yang jelas kami berharap agar penggunaan dana covid ini betul betul sesuai dengan SOP dan peraturan perundang undangan”

Dan mudah mudahan langkah kita dalam menjalankan tugas ini di catat sebagai langkah ibadah, sehingga kita semua dapat selamat didunia dan di akhirat, sambil menutup jalannya audensi. Muhlis, siri

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: