Di duga Kepala Desa Nyalabu Daya Abaikan Kartu Sembako, (Bantuan Sosial Pangan) Milik Warganya.

Indopersnews.com_Pamekasan. Rabu(13/01/21) Berawal dari adanya bantuan sosial (Bansos) salah satu program pemerintah untuk masyarakat terdampak (Covid_19). Salah satu program tersebut berupa Program Sembako berupa Batuan Sosial Pangan (BSP) yang semestinya disalurkan kepada keluarga Penerima Mamfaat (KPM).

Adanya program tersebut dituntut bagi Kepala Desa untuk melaksanakan atau mendata warganya dan di umumkan secara trasparan melalui undangan kepada warga yang berhak menerima bentuan tersebut.

Ironisnya bila Kepala Desa mengabaikan salah satu warganya yang semestinya mendapatkan bantuan tersebut dengan alasan tidak mengenalinya, sementara warganya jelas terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pangan.

Hal ini terjadi di Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, yang diduga Kepala Desanya mengabaikan Kartu Sembako berupa BSP kurang lebih 8 bulan, diduga Kades Nylabuh Daya tutup mata hingga menghanguskan kartu sembako tersebut yang mengakibatkan KPM tidak pernah menerima bantuan yang menjadi Program Pemerintah.

Saat salah satu warga Berinisial (F), mengetahui dirinya adalah salah satu warga yang mendapatkan kartu sembako berupa bantuan sosial pangan, dirinya langsung mendatangi pihak Operator Desa. Namun pihak operator Desa (Lukman) tidak tahu menahu terkait bantuan tersebut, Lukman pun mengarahkan untuk menemui langsung Kepala Desa Nyalabu Daya

Dan akhirnya (F) mengikuti apa yang di sarankan Operator Desa untuk menemui Moh Juhri (Kades Nyalabu Daya), dan meminta kades menjelaskan terkait Kartu tersebut atas nama (F), saat di konfirmasi Kepala Desa menjelasakan dirinya tidak mengenali warganya yang terdaftar dalam penerima Bantuan tersebut ( Lucu Red )

” Saya tidak kenal dengan nama yang ada di kartu tersebut, saya kira nama itu tidak ada di Nyalabu Daya, untuk lebih jelasnya silahkan datangi pihak Dinsos,” dalihnya saat di konfirmasi oleh pihak penerima.

Tidak hanya berakhir di meja kades, yang bersangkutan tetap berupaya mendatangi pihak Dinsos dengan tujuan menanyakan haknya sebagai KPM dalam program Bansos tersebut, dengan menemui (Kabid Dinsos) 04/01/2021.

Herman selaku Kabid menjelaskan bahwa atas nama (F) memang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pangan dengan nomer Rek.947105…, tapi mengapa pihak Desa tidak meberikan informasi kepada pemiliknya.

Dan akhirnya pihak dinsos memberikan surat pengantar untuk menanyakan kartu tersebut kepihak Bank, namun pihak Bank menyatakan kartu atas nama (F) sudah tidak bisa digunakan lagi, karena sudah terlalu lama (Telat), sementara pihak Bank sudah memberikan jenjang waktu sesuai aturan yang berlaku, namun dengan waktu yang diberikan oleh pihak Bank tak kunjung digunakan sebagaimana mestinya oleh penerima yang mengakibatkan kartu sembako tidak bisa digunakan.

Penerima atas nama (F) meminta pertanggung jawabannya kepada Kepala Desa Nyalabu Daya, yang sudah mengabaikan warganya sendiri, yang mengakibatkan tidak bisa menerima bantuan berupa bantuan sosial pangan walaupun jelas-jelas terdaftar di Dinsos sebagai Keluarga Penerima Mamfaat,(mad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *