Curanmor Babak Belur Di Amuk Massa

indopersnews.com_Pamekasan. Kepolisian sektor Pegantenan kembali mengamankan pelaku pencuri sepeda motor, yang setelah beberapa hari lalu juga sempat mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor diwilayahnya.

Personil Polsek Pegantenan saat ini telah mengamankan seorang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Desa Ambender Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, Selasa (19/01/2021).

Tersangka yang diketahui bernama Maimon (35), berasal dari Desa Bindeng Kecamatan Pesean Kabupaten Pamekasan, dia menjalankan aksinya di rumah warga yang berada di Desa Ambender Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, sekira pukul 10.00 WIB.

“Pelaku yang merusak kunci motor dengan kunci letter T dan motor tersebut sudah dihidupkan, tapi saat akan dibawa lari, sang pemilik motor melihat aksi pelaku,” tutur Kapolsek Pegantenan AKP H. Junaidi SH.

Melihat motornya hendak dibawa kabur oleh tersangka, korban yang diketahui bernama HAMIYAH (40) langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, teriakannya di respon masyarakat yang pada saat itu juga berada di lokasi hajatan yang turut dihadiri oleh korban.

Warga yang spontan mendengarkan teriakan korban, langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan segera menghubungi polsek pegantenan polres pamekasan.

“Warga masyarakat turut membantu polisi, akhirnya pelaku berhasil tertangkap di Desa Tlagah Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan,” AKP H. Junaidi menerangkan bahwa saat pengejaran anggota kepolisian sektor pegantenan ikut membantu sehingga pelaku dapat lolos dari amukan warga masyarakat.

Sempat dilakukan pemukulan oleh massa sebagai sikap kekesalannya,namun pelaku bisa diamankan oleh personil polsek pegantenan dan di bawa langsung ke mako Pegantenan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 1 (satu) buah gagang kunci letter T beserta tiga mata kuncinya, serta satu unit sepeda motor vario warna merah hitam no.pol : M 5983 BV.

“Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya saat ini pelaku telah diamankan oleh petugas yang berwajib serat akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimum tujuh tahun penjara,” jelasnya (n2)

Tinggalkan Balasan