Banner Adu Kuat Antara Satpol PP Dan Pedagang Kaki Lima Pasar Sore

Indopersnews_Pamekasan. Pedagang kaki lima yang berada di depan pasar sore mulai resah dengan adanya tulisan yang di pasang puluhan Satpol PP tadi pagi Senin 07/06/2021. Pasalnya tulisan itu terpampang berdasarkan perda no.5 tahun 2008 pedagang kaki lima di larang berjualan di sepanjang area trotoar.


Tidak mau kalah dengan Satpol PP pedagang kaki lima pasar sore juga membuat banner tandingan yang bertulisan sangat menakutkan. “Rumah kami di sini kami siap mati di sini kalau PKL pasar sore di relokasi” terkesan meremehkan Perda yang di tulis Satpol PP pedagang kaki lima juga menuliskan berdasarkan uud 45 pasal 34 ( 1) bahwa negara berkewajiban untuk memelihara fakir miskin seperti kami pedagang kaki lima bukan malah kami di usir dari rumah kami sendiri sepertinya kok kami di jajah di negeri sendiri,” ujar Abdul Ghani selaku ketua pedagang kaki lima pasar sore.

Menurut Abdul Gani saat di mintai keteranganya menuturkan “Rumah kami di sini sewaktu pasar sore belum ada kami dari kecil sudah berjualan di sini. Bahkan Satpol PP belum adapun kami sudah besar disini dan jualan. Pokoknya kami sudah pulahan tahun di sini. Jadi kami menolak keras jika kami pedagang kaki lima yang ada d pasar sore ini di relokasi kami semua siap mati di sini kami lapar anak dan istri kami juga lapar di rumah harusnya negara hususnnya pemda daerah memikirkan berkewajiban membantu kami dari kelaparan sesuai yang di amanatkan oleh uud 45 pasal 34 ayat 1 jangan di tukar cuma karna adipura ataupun perda hingga kami rakyat kecil di tindas,” ujarnya ( juhri)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: