Bangun Tidur Selalu Merasa Lelah? Ini Penyebabnya

indopersnews.com_healthy. Bangun pagi seharusnya bisa membuat tubuh segar, namun adakalanya bangun tidur membuat tubuh jadi lelah. Apa penyebab bangun tidur merasa lelah?

Bukan hal yang aneh jika bangun tidur dengan perasaan sedikit pusing. Bagi banyak orang, tidak ada yang bisa diperbaiki dengan secangkir kopi atau mandi. Namun jika Anda sering bangun dengan rasa lelah, terutama jika Anda terus merasa lelah sepanjang hari, mungkin ada hal lain yang sedang terjadi.

Berikut ini beberapa penyebab umum bangun tidur dalam keadaan lelah.

Pertama inersia tidur, mengutip Healthline. Kemungkinannya, rasa pusing di pagi hari hanyalah inersia tidur, yang merupakan bagian normal dari proses bangun tidur. Otak Anda biasanya tidak langsung bangun setelah tidur. Ini bertransisi secara bertahap ke kondisi terjaga. Selama masa transisi ini, Anda mungkin merasa pusing atau bingung. Jika Anda tidak berhati-hati, Anda dapat dengan mudah tertidur kembali.

Sleep inertia memperlambat keterampilan motorik dan kognitif Anda, itulah sebabnya terkadang Anda merasa tidak mungkin melakukan apa pun segera setelah Anda bangun. Hal ini juga disebut rangsangan kebingungan yang adalah gangguan tidur yang melewati fase inersia.

Sebuah episode dapat berlangsung hingga 30 hingga 40 menit. Anda bahkan mungkin tidak ingat hal itu terjadi ketika Anda bangun untuk memulai hari saat pagi. Anda lebih mungkin mengalami gejala inersia tidur atau mabuk saat Anda:

  • tidak cukup tidur
  • bangun dengan tiba-tiba dari tidur nyenyak
  • setel alarm Anda lebih awal dari biasanya
  • Inersia tidur juga dapat diperburuk oleh gangguan tidur kerja shift
  • apnea tidur obstruktif, dan beberapa jenis gangguan tidur ritme sirkadian.

Kebiasaan tidur yang burukMengutip Medical News Today, National Sleep Foundation mendefinisikan higienitas tidur sebagai serangkaian “praktik dan kebiasaan yang diperlukan untuk memiliki kualitas tidur malam yang baik dan kewaspadaan sepanjang hari”.

Kedua kebersihan tidur yang buruk dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Beberapa contoh praktik tidur yang buruk dan menjadi penyebab bangun tidur merasa lelah antara lain:

  • tidak memiliki rutinitas waktu tidur yang teratur, yang meliputi waktu tidur dan bangun yang teratur
  • tidur siang yang melebihi 30 menit
  • melihat layar ponsel atau komputer dalam waktu 2 jam setelah tidur
  • memiliki lingkungan tidur yang terlalu panas, terlalu terang, atau terlalu keras- memiliki kasur atau bantal yang tidak nyaman
  • Gaya hidup dan faktor makanan yang buruk

Ketiga minum kafein sebelum tidur Kafein adalah obat yang merangsang sistem saraf pusat seseorang. Oleh karena itu, mereka yang makan cokelat atau minum minuman berkafein menjelang waktu tidur mungkin mengalami kesulitan tidur. Hal ini juga menjadi penyebab bangun tidur merasa lelah.

Keempat minum alkohol sebelum tidur. Alkohol adalah obat penenang yang dapat menyebabkan seseorang lebih cepat tertidur. Namun, itu juga menghentikan seseorang memasuki tidur gerakan mata yang cepat, yang mengakibatkan kualitas tidur yang buruk.

Kelima, gangguan tidur. Beberapa orang menemukan bahwa mereka terus terbangun dengan rasa lelah meskipun sudah melakukan berbagai cara dan kebiasaan baik dalam kesehariannya. Misalnya apnea, insomnia, atau bruxism atau istilah medis untuk menggemeretakkan atau mengatupkan gigi saat tidur. Ini adalah jenis gangguan gerakan terkait tidur yang menjadi penyebab bangun tidur merasa lelah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *