ATRN BPN Pamekasan ” CALO ” Merajalelah

Indopersnews.com_Pamekasan. Pelaporan terkait mengurus Sertifikat tanah di kabupaten Pamakesan ada beberapa masyarakat yang mengadu ke ATRN BPN Pamakesan, pada hari Selasa, 28 Sept 2021 mengeluh atas biaya yang sangat melambung tinggi dan proses terlalu lama, bertahun -tahun 13.15 WIB.

Terkait Pengaduan ada beberapa yang diutarakan oleh Sumber berita, antara lain mahalnya Pengurusan Sertifikat Tanah dan membutuhkan waktu bertahun- tahun. Image dimasyarakat yang berkembang diduga oknum ASN bermain (Calo).

Awak media berita mendapatkan bukti Rekaman , serta foto pertemuan antara pengadu dari perwakilan masyarakat ingin BPN transparansi kepada masyarakat yang mengurus Tanah bersertifikat.

” Mahal nya Harga ” indikasi diduga ada Calo didalam. apa yang dikatakan kasi…..? yang bisa Jual belikan persyaratan seperti form Blanko dijual kisaran seharga Rp. 500.000. ( lima rstus ribu).

Tidak puasnya keterangan dari Staff Kasi ATR BPN , dan belum ada titik temu terang Solusi yang akan disampailan kepada pimpin BPN , beberapa pihak Korban mengatakan menunggu tindak lanjut, sebab Image yang berkembang buruk dan tidak tegasnya diduga Oknum ASN dan staff didalam terkesan pembiaran terhadap ” Calo” didalam dan diluar,” terangnya.

Pengadu pertemuan ini kepada Pimpinan BPN agar bisa berbenah diri birokrasi nya dan SOP dalam kepengurusan Transparansi dan berapa waktu lama kurang lebihnya mengurus sertifikat tanah kepada masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan ini masih belum berakhir, karena kami masih belum bertemu kepala pimpinan ATRN BPN Pamekasan sebab beliau nya masih ada pertemuan meeting diluar.

Media Indopersnews.com menelusuri kasus Indikasi Dugaan korban oleh Oknum ASN ATRN BPN Konfirmasi yang bersangkutan Korban E ,D E M.L O Q mengatakan bermula biaya awal yang sudah dibayarkan kepada Oknum B ATRN BPN sekitar 15 000.000( Lima belas juta Rupiah).Sudah hampir setahun lebih sertifikat belum Selesai,” ujar Korban E.

Melanjutkan perjalan awak media konfirmasi kepada ATRN BPN Pamekasan , bertemu Pimpinan menjelasakan Kronologis. secara singkat padat. Bahwa akan menindaklanjuti atas pelaporan dan membenahi diri birokrasi dan sop yang ada , secepatnya akan saya perintahkan kepada staff agar lebih teliti menangani, kasus sertifikat tanah dan saya akan jamin selanjutnya tidak akan ada Istilah ” CALO baik didalam maupun Luar. ” terang kepala Atrn BPN.

Melanjutkan Dugaan Oknum ASN atau Orang dalam sendiri , saya akan proses sesuai hukum yang berlaku , minim tindakan disiplin kerja , berat akan ada Pemecatan,” terangnya.

Saya berterima kasih adanya Cek kontrol dari lembaga Ormas, Wartawan dan lain lain nya , yang malaporkan kepada kami , tetap akan ada proses, sebab MOTTO kita adalah Pelayan masyarakat , Program sertivikasi sertifikat untuk Rakyat harus sukses,” imbuhnya(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *