3 Perusahaan Segera Perkarakan Pokja Tander 7 paket Proyek Kabupaten Way Kanan

Indopersnews.com_Way Kanan. CV. Suka Jaya Makmur, CV. Pesisir Jaya Abadi dan CV.Adikarsa Jaya Abadi akan segera mengajukan surat sanggah dan pelaporan ke Polda Lampung atas indikasi adanya kecurangan dalam pelaksanaan lelang proyek APBD Kabupaten Way Kanan tahun 2021, yang terindikasi ada kecurangan pokja memaksakan perusahan tertentu untuk memenangkan tender tersebut.

Seperti, pembuktian kualifikasi hanya diundang satu perusahaan pemenang dari 4 perusahaan peserta lelang. Dan dari proses tersebut kini pokja telah menetapkan pemenang lelang yang justru perusahaan nya memberikan nilai penawaran tertinggi dari peserta lelang lainya.

Seperti yang terjadi pada 3 perusahaan rengking 1 penawaran dalam lelang proyek peningkatan jalan lingkungan kampung Negara Batin, peningkatan Jalan Pagar Iman Negeri Besar, Peningkatan Jalan kayu Batu Bengkulu Tengah Kecamatan Gunung Labuhan, Peningkatan Jalan SP Karta Jaya Negara Batin, Peningkatan Jalan Sumber Baru- Sumber Sari Kecamatan Banjit dan Peningkatan Jalan Bumi Agung wates Batas Sumsel itu sendiri.

Hal itu dibenarkan salah satu wakil perusahan dari 3 CV yang mempersoalkan hal tersebut, yaitu Rivan Zulizar. Dirinya mengatakan bahwa pokja menggugurkan 3 CV tersebut dengan alasan dukungan alat “persayaratan peralatan utama tidak memenuhi syarat”.

Padahal semua sudah sesuai dengan dokumen lelang yang ada. Dan saat ini saya meminta untuk pokja turun melakukan verifikasi lapangan dan membuka dokumen lelang bersama sama dengan perusahaan pemenang dan peserta lelang lainya untuk pembuktian,”tegas Rivan, Rabu (12/8/2021).

Dalam penawaran lelang 7 paket tersebut, lanjut Rivan, telah terjadi indikasi mark up dana kerugian Negara lantaran antara selisih penawaran CV pemenang dan CV rengking pertama dalam penawaran 7 paket itu cukup besar yaitu 10 persen dengan diperkirakan mencapai miliyaran rupiah.

“Karena dalam penawaran lelang 3 CV kami rengking 1 yaitu dengan nilai penawaran turun 12,5 persen dari nilai pagu. Sementara CV Perusahaan Pemenang hanya turun 2 persen dari nilai pagu,”sindir nya, seraya menambahakan kembali pihaknya akan segera melayangkan surat sanggah dan laporan ke Polda Lampung.

“Saat ini kami sedang menyiapkan surat sanggah dan pelaporan tersebut. Dan kami akan buktikan bahwa adanya kecurangan yang dilakukan oleh Pokja lelang tersebut,”pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan