Polres Sumenep Dua Kali Menunda Aundensi, dari LSM KPK Nusantara.

Ikuti : indopersnews.com

selasa, (14/12/2021)

indopersnews.com_Sumenep.

Polres Sumenep Dua Kali Menunda Audensi, dari LSM KPK Nusantara Kecewa.

Permohonan audiensi kepada POLRES Sumenep oleh Lembaga Swadaya Masyarakat KPK Nusantara sudah dua kali, waktu ditunda oleh pihak Kepolisian Resort Sumenep, pihak pegiat sosial yang mempunyai tugas mengawal kebijakan pemerintah Daerah Sumenep merasa sangat kecewa terhadap pelayanan kepolisian. Pegiat sosial KPK Nusantara melalui Bidang hukum Tri Sutrisno Efendi, biasa dipanggil Tri Law, saat ditemuai di cafe Broback menyatakan bahwa kecewa pada Polres Sumenep yang selalu menunda audensi. Selasa, 14/12/2021.

“Kami sangat kecewa berat terhadap pelayanan Polres Sumenep ketika hari ini setelah tiba waktunya dengan yang telah ditentukan sendiri, malah ditunda untuk kedua kalinya, untuk surat permohonan audiensi perihal tambak udang di sumenep, pertama kami datang sesuai tanggal pada surat permohonan, akan tetapi ditunda oleh kepolisian Sumenep melalui Kepala Bidang Oprasional (KBO) pada hari selasa, (14/12).

LSM KPK Nusantara Kabupaten Sumenep mendatangi Intelkam Unit III Bidang Sosial Budaya, terlebih dahulu yang di temui oleh Kanit Iswahyudi, yang menyampaikan permohonan maaf. “Saya baru datang dari Pemkab, karena juga ada acara rapat, hari ini bersamaan semua Kapolres ada Acara, Waka Polres ada acara, Kasat reskrim juga gak ada jadi saya akan koordinasikan via telpon dengan KBO, kami di sini hanya akan memfasilitasi dangan pimpinan, kami mempersilahkan penundaan kedua kalinya oleh Polres dengan catatan ada kepastian dan ditemui oleh Kapolres atau Waka Polres, serta pihak institusi pemerintahan terkait sesuai dengan permohonan di surat audiensi,” kata Iswahyudi.

Lanjut Iswahyudi di hadapan LSM KPK Nusantara bahwa, “Kalau begitu langsung akan saya koordinasikan dengan pimpinan dan hasilnya hari ini juga pasti akan kami sampaikan,” jelasnya. Sementara itu Zainal Fattah Sekretaris LSM KPK Nusantara Kabupaten Sumenep, dengan sigap menyampaikan kekecewaan apa disampaikan oleh divisi hukum.

“Kami juga sepakat kalau audiensi ditunda, tapi prinsip ada kepastian tanggal ditentukan, ditemui Kapolres atau Wakapolres dan dari instansi pemerintah daerah, apabila nanti setelah ada kepastian dan ternyata di tunda lagi kami akan mengambil sikap dengan langkah langkah kami, apalagi Kapolri menyatakan apabila anggota kepolisian tidak melayani masyarakat maka akan saya Potong Kepalanya tegasnya,” jelas Zainal. Sementara itu Ketua LSM KPK Nusantara Kabupaten Sumenep kecewa, “Kami sudah sering mendengar bahasa kemitraan, namun bahasa tersebut hanya menjadi kiasan saja, prakteknya ya ini, yang terjadi sekarang, sudah dua kali kami mau audensi ditunda. kalau mau di tunda lagi kami meminta untuk ditemui Kapolres, karena surat kami ditujukan kepada Kapolres,” tegas Andi Kusmanto.

Sejauh ini hingga berita di naikkan dari pihak Kepolisian Resort Sumenep tidak ada kepastian hanya tadi malam menurut divisi advokad ” kanit intelkam unit III bidang Sosial budaya menghubungi via seluler yang meminta untuk tidak di publikasikan dulu menunggu besok” jelas Tri Law saat di hubungi kembali.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: